Selamat datang di website Kejaksaan Negeri Bandar Lampung. Anda berada di kawasan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Ikuti akun media sosial kami di Instagram, Facebook, Twitter, dan YouTube untuk memperoleh informasi terbaru. Terima kasih atas kunjungan Anda. Salam SIKEP — Santun, Integritas, Kreatif, Empati, dan Profesional.

Kepala Satker

Kepala Kejaksaan Negeri Bandar Lampung BAHARUDDIN M,SH., MH
Baharuddin M, S.H., M.H.
SP4N LAPOR!
Laporkan!
jika ada keluhan layanan Publik
Whistleblowing System (WBS)
Laporkan!
dugaan pelanggaran atau perbuatan tidak etis yang dilakukan oleh pegawai di lingkungan Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.
Sistem Informasi Pelayanan Publik Nasional (SIPPN)

SIPPN adalah sistem informasi satu pintu yang dikelola oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) untuk memberikan informasi tentang pelayanan publik kepada masyarakat

Penetapan Tersangka Mantan Pegawai bank BUMN Dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Terhadap Penyaluran Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Salah Satu Bank BUMN Tahun 2022

Penetapan Tersangka Mantan Pegawai bank BUMN Dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Terhadap Penyaluran Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Salah Satu Bank BUMN Tahun 2022

Penetapan Tersangka Mantan Pegawai bank BUMN Dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Terhadap Penyaluran Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Salah Satu Bank BUMN Tahun 2022

Bandar Lampung – Kejaksaan Negeri Bandar Lampung telah melakukan penetapan tersangka terhadap AY sebagai salah satu mantan pegawai bank BUMN dalam perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Terhadap Penyaluran Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Salah Satu Bank BUMN Tahun 2022, Jumat (26/04/2024).

Bahwa penetapan tersangka dilakukan berdasarkan telah terpenuhinya minimal dua alat bukti yang sah menurut pasal 184 ayat (1) KUHAP.

Modus yang di lakukan tersangka untuk melakukan aksi ini dengan cara mengajukan kredit fiktif dengan cara merekayasa usaha kurang lebih 20 (duapuluh) debitur untuk mendapatkan pinjaman kredit di salah satu Bank BUMN di wilayah kota Bandar Lampung dan akibat perbuatan tersangka menimbulkan kerugian negara sebesar Rp. 1,2 M, berdasarkan Laporan Hasil Audit Kantor Akuntan Publik Nomor: 00068/2.0658/AU.6/11/1558-1/1/XII/2023 tanggal 29 Desember 2023 ditemukan kerugian negara sebesar Rp. 1.255.033.770 (Satu Milyar Dua Ratus Lima Puluh Lima Juta Tiga Puluh Tiga Ribu Tujuh Ratus Tujuh Puluh Rupiah).

Bahwa perbuatan tersangka diatur dan diancam sebagaimana dalam ketentuan sebagai berikut:
Primair
Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 Ayat 1 KUHP,
Subsidair
Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 Ayat 1 KUHP.
Bahwa “AY” sebagai tersangka dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) WayHuwi Kelas I Bandar Lampung selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak 26 April 2024 s.d 15 Mei 2024.

#kejaribandarlampung #kejaksaanri #kejaksaantinggi #kejaksaannegeri #terusbergerakdanberkarya #adhyaksa #trapsilaadhyaksa #banggamelayanibangsa.

Berita Terbaru
Jika Anda menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan Kejaksaan, jangan ditanggapi, jangan ditransferkan dana apapun Segera konfirmasi dan laporkan ke nomor resmi kami di 0811 1051 7889